Siaran Pers
Menteri Kesehatan
Covid-19 Varian Omicron Memasuki Indonesia
Oleh: Nur Yaqin (10080019154)
Bandung, 19 Desember 2021 - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan dua Warga Negara Indonesia (WNI) yang baru kembali dari Belanda dan Amerika serikat terdeteksi positif Covid 19 varian Omicron. Varian Omicron diumumkan telah terdeteksi pada 16 Desember 2021. Satu kasus varian Omicron terdeteksi di Jakarta, tepatnya pada seorang petugas kebersihan yang bertugas di RS Wisma Atlet.
Dalam pertemuan jumpa Pers penanganan Covid-19 Kemenkes mengatakan dua kasus Covid-19 Varian Omicron tersebut terdeteksi pada dua warga negara Indonesia (WNI) yang baru kembali dari Belanda dan Amerika Serikat. “Benar (ada dua kasus Omicron), dari Belanda dan Amerika Serikat,” kata kemenkes pada saat jumpa Pers. Kemenkes telah memastikan terdapat dua kasus baru Covid-19 varian Omicron, berasal dari Lima kasus Probable yang sebelumnya diumumkan.
Mayoritas dari pasien Covid-19 akibat penularan varian Omicron ini telah divaksinasi secara lengkap, hanya sekitar 5 orang yang belum divaksin dan 1 orang yang baru mendapatkan vaksin dosis 1. Dengan usia mayoritas 40-49 tahun yang di dominasi laki-laki, pasien terinfeksi varian Omicron ini hanya bergejala ringan. Sama seperti pasien covid-19 lainnya, pasien Omicron juga mengalami hidung tersumbat, pilek dan batuk.
Hingga sampai saat ini kasus varian Omicron di Indonesia telah mencapai total 68 kasus. Mayoritas kasus varian berasal dari Turki dan Arab Saudi. Banyaknya kasus Omicron yang berasal dari turki disebabkan karena telah dibukanya sektor pariwisata terlebih Turki tidak memberlakukan aturan karantina bagi pelaku pejalan internasional.
Terkait banyaknya kasus varian Omicron yang berasal dari Turki dan Arab Saudi, Kemenkes meminta kepada masyarakat untuk menunda perjalanan ke luar negeri, terutama di dua negara itu. Adanya kasus Omicron Indonesia disebabkan karena adanya perjalanan dari beberapa negara seperti Arab Saudi dan Turki, sehingga masyarakat diimbau untuk mempertimbangkan berlibur ke sana,” ujar Kemenkes dalam jumpa pers penanganan Covid-19 varian Omicron.
Menteri kesehatan (Kemenkes) Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa pasien terkonfirmasi Omicron hanya perlu menjalani isolasi mandiri di rumah dengan diberikan suplemen vitamin maupun obat terapi tambahan. Untuk itu Kemenkes saat ini bekerja sama dengan 17 platform Telemedisin untuk memberikan jasa konsultasi dokter dan jasa pengiriman obat secara gratis.
Di samping itu, Kemenkes juga menyampaikan hasil sementara sero survey nasional. Menurut pihak Kemenkes, sero survey nasional menunjukan bahwa kekebalan masyarakat Indonesia terhadap Covid-19 cukup tinggi apalagi diperkuat dengan dosis vaksin yang dapat memperkuat kekebalan tubuh.
Sero survei ini bertujuan mengetahui sejauh mana kekebalan komunitas atau herd immunity masyarakat terhadap Covid-19.
Humas Kementerian Kesehatan
Nur Yaqin
Email : nuryaqin901@gmail.com
Alamat Perusahaan
Comments
Post a Comment